Sabtu, 26 November 2011

MANUSIA DAN KEADILAN

KEADILAN

Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan. Menurut Aristoteles, keadilan akan dapat terwujud jika hal – hal yang sama diperlakukan secara sama dan sebaliknya, hal – hal yang tidak semestinya diperlakukan tidak semestinya pula. Dimana keadilan memiliki cirri antara lain ; tidak memihak, seimbang dan melihat segalanya sesuai dengan proporsinya baik secara hak dan kewajiban dan sebanding dengan moralitas. Arti moralitas disini adalah sama antara perbuatan yang dilakukan dan ganjaran yang diterimanya. Dengan kata lain keadilan itu sendiri dapat bersifat hokum.
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Dimana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur. Atau dengan kata lain apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang dilakukan.
 
Keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit . Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda bila kedua orang tersebut atau kedua benda itu mempunyai kesaman dalam hal ukuran yang telah ditetapkan maka masing-masing orang atau benda memperoleh hasil yang sama . Kalau tidak sama maka akan terjadi pelanggaran yang disebut ketidak adilan .
Keadilan oleh plato diproyeksi kan pad diri manusia sehingga adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasannya dikendalikan oleh akal .
Pendapat socrates yang memproyeksian keadilan pad pemerintah . Keadilan tercipta bila warga negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melaksanakan tugas dengan baik . Mengapa diproyeksikan pada pemerintah , karena pemerintah adalh pemimpin pokok yang menentukan dinamika masyarakat
Umumnya keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban . Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban atau keadilan adalh keadaan dimana setiap orang memperoleh haknya dan memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama . Kita diminta tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban karena sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak orang lain sebaliknya kita jangan hanya menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak karena kita akn mudah diperbudak oleh orang lain .

http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-keadilan/
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf

KEJUJURAN DAN KEBENARAN
Kejujuran adalah apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada . Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan , yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya . Jujur juga berarti menepati  janji atau kesanggupan melalui kata-kata yang masih terkandung dalam hati nuraninya berupa kehendak harapan dan niat .
Kejujuran itu menyatakan kebenaran yang diketahui berdasarkan pengetahuan satu individu/satu kelompok saja jadi kejujuran belum tentu benar atau tidak mutlak benar tergantung sikon dan tempatnya.
Ada tiga macam kebenaran
Kebenaran subyektif, melibatkan emosi dan keyakinan pengamatnya.
Kebenaran objektif mengamati apa adanya tanpa melibatkan emosi pengamatnya.
Kebenaran realitas adalah realitas yang berada dibalik pengamatan

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090914210359AAa2vM1 
http://filsafat.kompasiana.com/2009/11/09/ada-tiga-macam-kebenaran/
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf
 













KECURANGAN


Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur , dan sama pula dengan licik meskipun tidak serupa benar . Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur .
Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya . Atau orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksut memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha ? Sudah tentu keuntungan itu diperoleh dengan tidak wajar . Yang dimaksut dengan keuntungan adalah keuntungan yang berupa materi . Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah , tamak , ingin menimbun kekayan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat . Orang seperti itu biasanya tidak senang bila ad yang melebihi kekayaannya .
Ada 4 aspek yang menyebabkan orang melakukan kecurangan yaitu ;  -aspek ekonomi , -aspek kebudayaan , -aspek peradaban , -dan aspek tehnik.
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf

PEMBALASAN
Pembalasan dalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain , reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa , perbuatan yang seimbang . Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan . Pergaulan yang besahabat mendapat pembalasan yang bersahabat sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan pembalasan yang tidak bersahabat , tiap manusia menghendaki hak dan kewajibannya tidak dilanggar maka manusia mempertahankan hak dan kewajibannya itu . Mempertahankan hak dan kewajiban itu  adalah pembalasan 
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf


Kamis, 24 November 2011


pengertian penderitaan

Penderitaan adalah keadaan yg menyedihkan yg harus ditanggung, berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta "dhra" artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenilcmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bennakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya. Untuk itu pada umumnya manusia telah diberikan tanda atau wangsit sebelumnya, hanya saja mampukah manusia menangkap atau tanggap terhadap peringatan yang diberikanNya? . Tanda atau wangsit demikian dapat berupa mimpi sebagai pemunculan rasa tidak sadar dari manusia waktu tidur, atau mengetahui melalui membaca koran tentang terjadinya penderitaan. Kepada manusia sebagai homo religius Tuhan telah memberikannya
http://www.artikata.com/arti-362612-penderitaan.html
http://metakalasari.wordpress.com/2010/06/09/pengertian-penderitaan/

SUMBER-SUMBER PENDERITAAN.

1.Penderitaan bukanlah diri Anda, itu hanyalah sensasi yang diterima oleh Anda. Saat Anda bisa memisahkan antara diri Anda dengan penderitaan itu, saat itulah Anda sudah melepaskan kemelekatan keakuan (ego). Saat itulah berakhirnya penderitaan. Jadi sumber penderitaan itu berasal dari diri Anda sendiri yang menggap bahwa “ Anda menderita”..Saat Anda terus melekatkan diri anda dengan penderitaan itu, semakin Anda akan merasa bahwa Anda adalah orang yang paling menderita.

2. Kehilangan
Setiap orang selalu berharap kebahagiaan di dalam kehidupan keluarganya langgeng, abadi, sehingga terkadang lupa hidup berkeluarga pada suatu hari nanti akan meninggalkan atau ditinggalkan oleh pasangan hidupnya karena kematian ataupun perpisahan yang kita mengenal dengan istilah 'perceraian.' Kehilangan teman hidup karena kematian ataupun perpisahan merupakan pengalaman yang menimbulkan luka perih dihati yang cukup dalam sekaligus menghancurkan kondisi kejiwaan. Kehilangan dalam suatu perkawinan menimbulkan rasa sakit & kesedihan pada saat menyertai kepergian sosok orang kita cintai. Berbagai perubahan secara fisik, kejiwaan, ekonomi, harga diri, kesehatan, kerabat & keluarga bahkan status di FB merupakan beban tersendiri bagi mereka yang mengalaminya. Beban itu menjadi terasa lebih berat karena adanya perasaan bersalah, kegagalan, hilangnnya harapan di masa depan.

3.Keinginan adalah sumber penderitaan”. Jadi begini, pada dasarnya keinginan yang keterlaluan bisa jadi dan bahkan merupakan sumber penderitaan bagi diri sendiri.

http://guemonologue.blogspot.com/2011/04/keinginan-adalah-sumber-penderitaan_10.html
http://id-id.facebook.com/notes/private-room/apa-itu-penderitaan-darimana-sumber-penderitaan-itu-datang-kapan-berakhirnya-pen/228131703917086
http://agussyafii.blogspot.com/2011/05/kehilangan-adalah-sumber-penderitaan.html#ixzz1eQmPItXc

SIKSAAN

Pengertian Siksaan

            Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakanpindah agama atau cuci otak politik.

            Penyiksaan hampir secara universal telah dianggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia, seperti dinyatakan Deklarasi Hak Asasi Manusia. Para penandatangan Konvensi Jenewa Ketiga dan Konvensi Jenewa Keempat telah menyetujui untuk tidak melakukan penyiksaan terhadap orang yang dilindungi (penduduk sipil musuh atau tawanan perang) dalam suatu konflik bersenjata. Penanda tangan UN Convention Against Torture juga telah menyetujui untuk tidak secara sengaja memberikan rasa sakit atau penderitaan pada siapapun, untuk mendapatkan informasi atau pengakuan, menghukum, atau memaksakan sesuatu dari mereka atau orang ketiga. Walaupun demikian, organisasi-organisasi seperti Amnesty International memperkirakan bahwa dua dari tiga negara tidak konsisten mematuhi perjanjian-perjanjian tersebut.

Arti siksaan, siksaan berupa jasmani&rohani bersifat psikis,  kebimbangan, kesepian, ketakutan. Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang neraka dan dosa dan akhirnya firman Tuhan dalam kitab suci Al – Quran. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al – Quran terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini.
Dalam Al – Quran surat – surat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi orang – orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Namun siksaan yang dialami manusia setelah didunia fana ini tidak akan dibicarakan oleh penulis dalam modul ini, karena itu tugas para ahli agama.
Berbicara tentang siksaan terbayang dibenak kita sesuatu yang sangat mengerikan bahkan mungkin mendirikan bulu kuduk kita, siksaan itu berupa penyakit, siksaan hati, siksaan badan oleh orang lain dan sebagainya. Siksaan manusia ini ternyata juga menimbulkan kreativitas bagi yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung ataupun tidak langsung.
Siksaan yang dialami oleh manusia memang merupakan beban berat, sehingga dunia ini benar-benar merupakan neraka dalam hidupnya. Bagi mereka yang mulai merasakan tidak mampu lebih lama menderita, biasanya terlontar kata-katanya lebih baik mati daripada hidup, dengan pengertian bahwa dengan kematiannya maka berakhirlah penderitaan yang dialaminya. Itulah sebabnya mereka yang terlalu menderita dan merasa putus asa, lalu mengambil jalan "pintas" dengan bunuh diri.
     Siksaan yang sifatnya psikis yakni:
§ Kebimbangan: hal ini akan dialami oleh seseorang apabila ia tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan diambil. Lamanya kebimbangan ini dapat teratasi tergantung dari kekuatan berpikir seseorang.
§ Kesepian: hal ini dapat dialami seseorang yakni rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia berada di lingkungan orang ramai.
§ Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Apa bila ketakutan yang dialami oleh seseorang tersebut tidak pada tempatnya, maka hal ini disebut phobia. 

 
PENGERTIAN RASA SAKIT
 
Pengertian sakit (illness) berkaitan dengan gangguan psiko-
sosial yang dirasakan manusia, sedangkan penyakit (disease)
berkaitan dengan gangguan yang terjadi pada organ manusia.
Sakit belum tentu karena penyakit, akan tetapi selalu mempunyai
relevansi psiko-sosial

Tabel. Hubungan antara Sakit dan Penyakit
Penyakit
Sakit
Tidak
Ya
Tidak
A
C
Ya
B
D

Keterangan :

(a) Menggambarkan keadaan seseorang yang secara klinik
tidak berpenyakit dan tidak merasakan sakit.
(b) Menggambarkan keadaan seseorang yang secara klinik
berpenyakit, tetapi tidak merasakan sakit.
(c) Menggambarkan keadaan seseorang yang secara klinik
tidak berpenyakit, tetapi merasakan sakit (gangguan psikososial).
(d) Menggambarkan keadaan seseorang yang secara klinik
berpenyakit dan merasakan sakit.

UPAYA UNTUK MENGHINDARI PENDERITAAN
1. refresing dalam berbagai bentuknya seperti rekreasi, hiburan, nonton, olah raga, jalan-jalan, kumpul-kumpul, nongkrong di café, belanja menghabiskan waktu dan uang. 
2.menyibukkan diri dalam berbagai aktifitas yang diharapkannya bisa melupakan problem-problem hidupnya untuk sementara.  
3.menghukum dirinya dengan duduk berjam-jam depan komputer menghabiskan waktu dengan main game, chatting atau yang paling populer sekarang, fesbukan.
Mengatasi penderitaan jiwa dengan bentuk-bentuk hiburan tidak akan menyelesaikan apa yang sedang kita rasakan. Yang kita dapatkan dari hiburan hanyalah kegembiraan atau kesenangan sesaat yang ketika pulang ke rumah atau kembali pada kesendirian, derita-derita itu datang lagi.
Ketika penderitaan-penderitaan jiwa menghimpit seseorang pengobatannya bukan dengan memperbanyak dzikir, wirid atau membaca asma ul-husna, apalagi refreshing ke tempat-tempat hiburan. 
4.merenung dan merenung, menghisab diri (introspeksi) atas semua kesalahan, dosa, pembangkangan dan pelanggaran-pelanggaran agama yang pernah dilakukan.
5.carilah orang yang bisa memberikan nasehat. Tanyakanlah mengapa masalah demi masalah datang tak habis-habisnya, kemudian duduk, diam dan dengarkan orang yang menasehati kita.
http://risky17a.blogspot.com/2011/06/pengertian-siksaan.html 
http://djuriatun.blogspot.com/2011/06/pengertian-siksaan.html
http://sisyfasyfa4.blogspot.com/2011/06/pengertian-siksaan.html
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/17PerilakuSakit111.pdf/17PerilakuSakit111.html
http://akiliblogspotc.blogspot.com/2011/11/upaya-menghindari-penderitaan.html

Senin, 21 November 2011

MANUSIA dan CINTA KASIH


Cinta kasih  
adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta


Kasih sayang atau dikenal juga sebagai (Afeksi istilah psikologi[1] dalam bahasa Inggris Affection) secara harfiah adalah semacam status kejiwaan yang disebabkan oleh pengaruh eksternal.
Istilah ini dalam bahasa Inggris sering digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua orang (atau lebih) yang lebih dari sekedar rasa simpati atau persahabatan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kasih_sayang



Belas kasihan, welas asih, atau kepedulian adalah emosi manusia yang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain.
http://id.wikipedia.org/wiki/Belas_kasihan
 
KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
Ada pula, Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
• Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
• Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
• Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.
 http://binkq27.blogspot.com/2011/04/pengertian-cinta-kasih-kasih-sayang.html



MACAM-MACAM CINTA MENURUT AGAMA 
Di antara para ulama ada yang membagi cinta menjadi dua bagian dan ada yang membaginya menjadi empat. Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdulwahhab Al-Yamani dalam kitab Al-Qaulul Mufid fi Adillatit Tauhid (hal. 114) menyatakan bahwa cinta ada empat macam, yaitu:
1. Cinta ibadah.
Yaitu mencintai Allah dan apa-apa yang dicintai-Nya, dengan dalil ayat dan hadits di atas.
2. Cinta syirik.
Yaitu mencintai Allah dan juga selain-Nya. Allah berfirman, “Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)
3. Cinta maksiat.
Yaitu cinta yang akan menyebabkan seseorang melaksanakan apa yang diharamkan Allah dan meninggalkan apa-apa yang diperintahkan-Nya. Allah berfirman, “Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang sangat.” (Al-Fajr: 20)
4. Cinta tabiat.
Seperti cinta kepada anak, keluarga, diri, harta dan perkara lain yang Idibolehkan. Namun tetap cinta ini sebatas cinta tabiat. Allah  berfirman dalam surat Yusuf ayat 8, “Ketika mereka (saudara-saudara Yusuf ‘alaihis salam) berkata: ‘Yusuf dan adiknya lebih dicintai oleh bapak kita daripada kita.”
Jika cinta tabiat ini menyebabkan kita tersibukkan dan lalai dari ketaatan kepada Allah sehingga meninggalkan kewajiban-kewajiban, maka berubahlah menjadi cinta maksiat. Bila cinta tabiat ini menyebabkan kita lebih cinta kepada benda-benda tersebut sehingga sama seperti cinta kita kepada Allah atau bahkan lebih, maka cinta tabiat ini berubah menjadi cinta syirik
http://arilbahtiar.blogspot.com/2011/10/macam-macam-cinta-menurut-agama.html













PROSA dan PUISI

PENGERTIAN PROSA

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.
JENIS-JENIS PROSA
Prosa dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,
1. Prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan
Prosa lama terbagi atas:
1. Bidal
Bidal adalah cara berbicara dengan menggunakan bahasa kias.
Bidal terdiri dari beberapa macam, diantaranya:
a. Pepatah
b. Tamsil
c. Kiasan
d. Perumpamaan
e. Pemeo
     2. Hikayat
Hikayat berasal dari India dan Arab, yaitu bentuk sastra lama yang berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran,putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib.kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah.
Contoh: Hikayat Hang Tuah
    3. Dongeng
Bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yangluar biasa dengan penuh khayalan. Fungsi dongeng hanyalah sebagai penghibur hati saja atau pelipur lara. Itulah sebabnya dongeng disebut juga cerita pelipur lara.
     4. Kisah
Karya sastra lama yang berisikan cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain

2.Prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat.
Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:
1. Roman, adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut.
Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
Roman transendensi, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Contoh: Layar Terkembang oleh Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.
Roman sosial, memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.
Roman sejarah, yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.
Roman psikologis, yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.
Roman detektif, yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.
2. Novel, berasal dari Italia yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. lika roman condong pada idealisme, novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.
3. Cerpen, adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian, akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar, Bola Lampu oleh Asrul Sani, Teman Duduk oleh Moh. Kosim, Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo, Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis.
4. Riwayat (biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B.I Habibie, Ki Hajar Dewantara.
5. Kritik, adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.
6. Resensi, adalah pembicaraan / pertimbangan / ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll.). Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari ebrbagai aspek seperti tema, alur, perwatakan, dialog, dll, sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati.
7. Esai, adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. Isinya bisa berupa hikmah hidup, tanggapan, renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, fenomena sosial, politik, pementasan drama, film, dll. menurut selera pribadi penulis sehingga bersifat sangat subjektif atau sangat pribadi.
Prosa biasanya dibagi menjadi empat jenis:
·         prosa naratif,
·         prosa deskriptif,
·          prosa eksposisi, dan
·         prosa argumentatif.

Adapun unsur-unsur instrik dalam prosa
1. Tema adalah tentang apa prosa tersebut berbicara
2. Amanat atau pesan yaitu nasehat yang hendak disampaikan kepada pembaca
3. Plot atau alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita
4. Perwatakan atau karakteristik atau penokohan adalah cara-cara pengarang menggambarkan watak pelaku.
5. Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan diri
1. Sudut pandang orang pertama adalah pengarang sebagai pelaku
2. Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang tidak menjadi pelaku
6. Latar atau seting adalah gambaran atau keterangan mengenai tempat, waktu, situasi atau suasana berlangsungnya peristiwa
7. Gaya bahasa adalah corak pemakaian bahasa


CONTOH PROSA

Hikayat Hang-Tuah
TuahNatlHistoryMuseumKL
Muzium K.L
Versi ‘Hikajat Hang Tuah’ – terbitan Balai Pustaka, Jakarta (Cetakan ke-3, 1956)
Kisah kepahlawan nusantara ini dihuraikan di dalam 24 bab secara panjang lebar. Dari catatan pengantar, buku Hikayat ini disalin dari salah satu naskah tulis tangan huruf Arab. Pada sampul bahagian dalam ada tertulis – “Inilah hikayat Hang Tuah yang amat setia kepada tuannya dan terlalu sangat berbuat kebajikan kepada tuannya”.
Kisah dimulai dengan bab yang menguraikan asal-usul raja di Melaka atau Melayu. Terdapat seorang raja bernama Sang Pertala Dewa, yang akan mempunyai seorang anak dan dia akan menjadi raja di Bukit Seguntang. Keturunan-keturunan sang dewa inilah dengan segala kemuliaan yang dimiliki kemudian menjadi raja-raja di tanah Melayu.
Hang Mahmud telah mendengar khabar gembira tentang negeri Bintan, sudah mempunyai seorang raja, cucu Sang Pertala Dewa. Hang Mahmud pun bergegas mengajak isteri dan anaknya pindah ke sana. Di Bintan, Hang Tuah bertemu dan bersahabat dengan Hang Jebat, Hang Kesturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu. Kelima pemuda itu diceritakan selalu bersama-sama, seperti lima orang bersaudara.
Suatu hari, Hang Tuah mengusulkan pada keempat sahabatnya untuk pergi berlayar dan merantau bersama-sama. Di tengah pelayaran, mereka bertemu dan menundukkan tiga perahu yang ternyata adalah musuh Bintan dari Siantan. Kawanan tersebut tak lain adalah kaki tangan Patih Gajah Mada dari Majapahit yang ingin memperluas kekuasaan dengan merompak di Tanah Palembang. Akhirnya, lima sekawan itu diangkat menjadi abdi salah seorang pemimpin di negeri Bintan, yang dipanggil Bendahara Paduka Raja. Dari sinilah kisah perjuangan Hang Tuah yang akhirnya bergelar laksamana.
http://satsshout.blogspot.com/2011/01/prosa-dan-jenis-jenis-nya.html
http://resam-melayu.com/2010/03/hang-tuah-antara-sejarah-mitos-atau-hikayat.html

PERNGERTIAN PUISI

Secara etimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani poesis, yang berarti membangun, membentuk, membuat, menciptakan. Sedangkan kata poet dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya, orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam, orang suci, yang sekaligus merupakan filsuf, negarawan, guru, orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi.
Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman, 1984), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
Watt-Dunton (Situmorang, 1980:9) mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkret dan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.
Carlyle mengemukakan bahwa puisi adalah pemikiran yang bersifat musikal, kata-katanya disusun sedemikian rupa, sehingga menonjolkan rangkaian bunyi yang merdu seperti musik.
Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah.
Ralph Waldo Emerson (Situmorang, 1980:8) mengatakan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.
Putu Arya Tirtawirya (1980:9) mengatakan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada makna konotatif.
Herman J. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.
Ada juga yang mengatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengekspresikan secara padat pemikiran dan perasaan penyairnya, digubah dalam wujud dan bahasa yang paling berkesan.


JENIS-JENIS PUISI

  • Puisi lama
     Ciri-ciri puisi lama:
    * Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
    * Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
    * Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.
     contoh puisi lama adalah:
    *Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
    *Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.
    *Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.
    *Seloka adalah pantun berkait.
    *Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.
    *Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
    *Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.


  • Puisi baru
Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima. Menurut isinya, puisi baru dibedakan atas:

    * Balada adalah puisi berisi kisah/cerita.
    * Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
    * Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
    * Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup.
    * Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
    * Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.
    * Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik.




CONTOH PUISI

TAMAN BUNGA

Lama kutunggu saat dimana kau dan aku
Berada di taman bunga cinta kita
Kumainkan kecapi mendendang lagu
Dan kau bersenandung dalam iramanya.
Kuncup-kuncup bunga bermekaran
Warna-warninya membias keindahan
Aroma wanginya memancarkan kegairahan
Kupu-kupu dan kumbangpun menari kegirangan
Sepasang angsa berenang dalam kolam cinta mereka
Sementara kita semakin hanyut dalam lagu kasmaran
Jangan hiraukan langit yang memandang penuh iri
Kita abaikan saja angin yang mendesah cemburu
Doha, 20 October 2009

sumber: http://abdurrosyid.wordpress.com/2009/07/27/puisi-pengertian-dan-unsur-unsurnya/
Sumber: http://duniapuisi.110mb.com/jenis-jenis%20puisi.htm
http://ariefew.com/other/kumpulan-puisi-rudi-setiawan-kompas/
 

Senin, 04 Juli 2011

karna ini caraku

ku diam bukan berarti tak merasakan
ku tertawa bukan berarti ku melupakan
ku apatis bukan berarti ku tak peduli

Tak percayakah kau
rasa ini hanya untukmu
Tak mengertikah kau
apa yang kulakukan hanya untukmu
Tak pedulikah kau
saat hatiku jatuh berserakan karnamu

Ku sayyang
Ku terlalu menyayangimu

Bisakah kau mengerti
ini caraku
ini caraku menjaga hatimu
ini caraku menunjukan betapa aku menginginkan kau tetap disisiku

maaf bila caraku salah
maaf bila caraku tak bisa menyentuh hatimu
maaf bila aku tak mengerti

ku diam karna ku percaya
ku tertawa karna ku cinta
ich liebe dich meine liebe 

for u mr lowbat

nona

kau pukir cukup
kau pikir bisa
kau pikir ku tak tau

sudahlah nona
jangan buat ku tertawa
bukan katamu yang dapat menghancurkanku
bukan rasamu yang dapat menjatuhkan aku

ku tak ada niat
menyakitimu
menghancurkan hatimu

terima saja nona
relakan saja
karna mungkin sekarang kau bukan apa apa